Wednesday, 26 October 2016

Puisi Untuk Kamu

Cukup
memerhati dan membiar rakus akal manusia
menilai hakim kehidupan aku

Ini hidup aku
apa hak kamu
aku tahu aku punyai hati keras persis batu
terus terusan tegas dengan pendirian.

Aku berdiam dan enggan mengulas lanjut kerna aku percaya, Dia berhak dan Lebih Mengetahui
aku percaya dengan Kuasa Dia 
engkau siapa? Pernahkah kau duduk di keberadaan aku? Masih galak menjatuh hukum
malah liar menuduh dari persepsi kau sendiri.

Tapi pada detik ini engkau membuat aku kesian melihat diri engkau
sudahlah diri sendiri di timpa malang, masih sibuk memikir untung nasib orang
haih la manusia
aku maklum  akan cerita mu, di berantakan dengan pelbagai dugaan.

Ditipu
dirundang resah ragam keluarga
di belenggu musuh hasil dari perbuatan cuai diri
namun tiadalah sedikit pun aku menyibuk

 ***

Jangan bimbang ini hanya sedikit letusan dari aku
aku tahu perancangan kita tak akan 100% terjadi seperti kemahuan diri
kerna Dia Sebaik Baik perancang
tapi aku akan pastikan hidup aku ini bukanlah sia sia
Insya-Allah

"My life is my message" 

-Gandhi