Wednesday, 26 October 2016

Puisi Untuk Kamu

Cukup
memerhati dan membiar rakus akal manusia
menilai hakim kehidupan aku

Ini hidup aku
apa hak kamu
aku tahu aku punyai hati keras persis batu
terus terusan tegas dengan pendirian.

Aku berdiam dan enggan mengulas lanjut kerna aku percaya, Dia berhak dan Lebih Mengetahui
aku percaya dengan Kuasa Dia 
engkau siapa? Pernahkah kau duduk di keberadaan aku? Masih galak menjatuh hukum
malah liar menuduh dari persepsi kau sendiri.

Tapi pada detik ini engkau membuat aku kesian melihat diri engkau
sudahlah diri sendiri di timpa malang, masih sibuk memikir untung nasib orang
haih la manusia
aku maklum  akan cerita mu, di berantakan dengan pelbagai dugaan.

Ditipu
dirundang resah ragam keluarga
di belenggu musuh hasil dari perbuatan cuai diri
namun tiadalah sedikit pun aku menyibuk

 ***

Jangan bimbang ini hanya sedikit letusan dari aku
aku tahu perancangan kita tak akan 100% terjadi seperti kemahuan diri
kerna Dia Sebaik Baik perancang
tapi aku akan pastikan hidup aku ini bukanlah sia sia
Insya-Allah

"My life is my message" 

-Gandhi





Wednesday, 27 July 2016

Kotak Api

Menahan segala amarah
Langit malam ibu kota melihatnya
Hanya sedikit bantahan
Ribut kalut jadinya
Namun utuh teras dirinya bersabar
Selari pesan kekasih-Nya
Kerna dia tahu akan manfaatnya

Petaling Jaya
28 Julai 2016




Tuesday, 19 July 2016

Bunga Lawang

Hampir seminggu aku disini
terkadang ditemani suka, hiba tak kurang luka
namun sebagai anak jantan itu semua harus ditelan faham
bukan berlakon kuat cuma mengajak diri menjadi berani
kadang tu rabak juga.. mengenang nasib kemudian hari

***

Izinkan aku mencintainnya
semuanya terlambat
dia sah menjadi bidadari kepada pemiliknya
aku faham akan ketentuan
cuma teramat ralat
dari permulaan
tidak sempat meluah rasa isi
cuma memandang dari kejahuan
sehingga akhirnya dia menjadi sah milikan orang

***

Remuk
Ya Tuhan ku
Kuatkan aku